Remember
Hari ini senyumanmu kembali menghantuiku, Melalui hujan yang menampar kaca jendelaku pagi ini Aku merenung mengingat kau yang menolak pemberianku saat hujan di medan itu Kuingin engkau yang dulu menerima lalu memegang tanganku disaat kau mulai lelah dan tak sanggup menghadapinya Aku ingin menjadi pedangmu yang memberikan semangat atas kelelahanmu Tapi aku sadar aku bukan pendang yang cocok untuk kau genggam Aku hanyalah pedang tumpul yang tak mampu memotong benang dengan sekali tebasan Disaat itu berlangsung musuh-musuh terlihat dan mulai mengepung kita Kita berusaha mencari jalan keluar Jalan kita salah!! Aku berusaha menenangkanmu Memintamu menunggu lalu mempercayakan kepada pedang tumpul yang berusaha membawamu menuju kebahagiaan Lalu aku berlali mencari dan mencari pertanda yang biasa orang-orang lalui Aku berhasil!! Aku menemukannya,, Aku kembali memaanggilmu Kita berhasil menjadi survivor ... Tapi kau memeluk yang lain ketika kuingin engkau memelukku disaat kita ...
