Sentuhan M(alam)


Sendu, mendu
Menghitam, awan hitam
Terjadi pada subuh
Menghilangkan langit biru
Beberapa orang terbelenggu
Menunggu kemungkinan yang tidakmungkin bertaruh
Awan-awan bergerumuh
Terbawa angin nan hujan beramuk manja
Hingga bertemu di pasak kosong dunia
Wahai beberapa orang itu, tertidurlah digunung di tengah-tengah pepohonan dan bintang-bintang serta nyanyian-nyanyian alam malam yang teduh.,
Biarkan hujan membangunkanmu saat bintang-bintang yang tadinya kau lihat tertutup awan mendung yang seram dan kembali menjadi suram.
[judulnya ; ini adalah semu]

.

Kepada Neptunus,,
Biarkan malam ini aku tertidur manis berbalut kantong tidur dengan wajahmu yang senantiasa selalu hadir mengisi lelapku.

.

Kepada Neptunus,,
Apa yang harus aku lakukan ketika kau perlahan menjauh, perlahan menghilangkan sosok dirimu yang begitu membuatku terus menerus membeku untuk berkata lelah.

.

Kepada Neptunus,,
Bintang malam ini tidak tampak sama sekali., Yahh.. memang ia sedang bersembunyi dibalik awan mendung malam ini.,
Aku yakin mungkin ketika bulan kembali bersemangat lagi bersinar,, awan-awan itu akan tersingkir dan kau kembali memperlihatkan diri berkilau dengan anggunmu bertemu.

 .

Kepada Neptunus,,
Mungkin jalan terbaik ialah bungkam,
Yang terbaik untuk hari ini dan yang akan datang,
Aku lebih baik mengagumimu dari jauh saja,
Untuk saat ini.
Sebab aku tidak ingin ada ketidaknyamanan yang tidak diinginkan terjadi ; ketika aku membuka jalanku menujumu,
Aku percaya kepada Tuhan,
JiKalau Engkau memang seorang yang disimpan Tuhan maka kita akan bertemu.
Dan Aku percaya itu.
Dan terakhir, Semoga kita bertemu disaat memang aku sudah pantas menujumu.

...
Kalau emas yang kau temukan itu terbuat dari unsur murni, maka dia tidak akan rusak.
Tapi jika emas yang kau temukan itu hanya sepuhan belaka, seperti kilasan bintang jatuh ; kau tidak akan menemukan apa-apa dan itu berakhir sia-sia.
Maka temukanlah emas yang sebenarnya.
.
.


Komentar

Postingan Populer